Saudi Telecom Company Bakal Lepas Axis

HStKjohRoRJAKARTA - Wacana akuisisi PT. XL Axiata (XL) terhadap PT. Axis Telecom Indonesia (Axis) semakin menguat. Terlebih lagi, Saudi Telecom Company (STC) yang merupakan pemilik saham mayoritas Axis, telah mengumumkan pada Minggu (21/7), akan menjual anak usahanya tersebut.

Dilansir Al Arabiya, Rabu (24/7/2013), STC mengakuisisi Axis pada 2017 dengan menguasai 80,10 persen saham langsung dan 3,725 saham tidak langsung.

Sementara itu, menurut catatan bursa saham Saudi (Tawadul), STC memiliki laba bersih 1,4 miliar Riyal, turun 41 persen pada kuartal dua 2013 dari kuartal dua 2012 dan 8 persen dari kuartal satu 2013. Sedangkan labar kotor naik 4 persen selama semster satu 2013.

Adapun salah satu penyebab penurunan laba bersih itu karena STC melakukan investasi biaya non tunai senilai 604 juta riyal untuk Axis. STC grup dilaporkan telah mengumumkan penjualan asetnya di Axis pada 30 Juni lalu.

Wacana XL akusisi Axis
Di sisi lain, XL selama beberapa waktu ini dikabarkan berencana melakukan konsolidasi dengan Axis. Meski tak secara tegas membenarkan kabar tentang rencana akuisi Axis, tapi XL mengatakan bahwa pihaknya sedang dalam tahap konsultasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) terkait rencana konsolidasi.

“Kita saat ini masih dalam tahap konsultasi ke Kominfo perihal rencana konsolidasi. Kami tidak pernah mengatakan akan mengakuisisi salah satu operator itu (Axis). Yang jelas perusaahaan saat ini tengah mempertimbangkan strategi jangka panjang,” kata Vice President Corporate Communications XL Turina Farouk, beberapa waktu lalu kepada Okezone.

Sementara itu, Kominfo menyambut baik keputusan konsolidasi antar operator, selama sesuai dengan peraturan dan UU Telekomunikasi. Diungkapkan Menteri Kominfo Tifatul Sembiring, langkah akuisisi bisa menjadi salah satu solusi dalam menangani jumlah operator yang saat ini terbilang cukup banyak.

"Apalagi operator kita juga terlalu banyak. Ada 14 operator, dan hanya 3 operator teratas pendapatan income-nya 92 persen," jelasnya.
(amr)

Ditemukan Bukti Baru Adanya Air di Mars

gKzdcZR1QqCALIFORNIA - Peneliti dari Caltech (California Institute of Technology) menemukan bukti baru tentang adanya air di planet Mars. Temuan air yang sudah berbentuk kepingan endapan itu bisa menguatkan prediksi tentang samudra yang pernah ada di Mars.

Seperti dikutip dari huffingtonpost, Rabu (24/7/2013) bahwa predikisi tentang adanya sebuah samudra di bagian utara planet Mars menjadi perbincangan beberapa waktu belakangan.

Peneliti dari Caltech meyakini temuannya bisa menjadi bukti kuat untuk memperjelas predikisi adanya samudra bernama Martian Ocean di planet keempat dalam tata surya. Meskipun tim peneliti mengatakan penemuan kepingan air ini bukanlah tujuan dari eksplorasi.

Penelitian yang dilakukan tiim berokus pada daerah topografi dan bebatuan lapisan sedimen untuk menentukan kemiringan yang diduga merupakan saluran air mengalir.

Hal tersebut dapat mempredikisi kemana arah air mengalir. Dr. Roman DiBiase, ahli dalam studi keplanetan, mengatakan aliran arah air adalah kunci untuk menguak misteri tersebut.

Penemuan ini memang bukan yang pertama kali untuk mengungkapkan pernah adanya air di planet merah. Namun para peneliti mengklaim ini adalah temuan yang langka dan merupakan fosil dari miliaran tahun silam.
(amr), sumber: okezone.com